![]() |
| Sumber: refzqisafei.blogspot.com |
Assallamualaikum wr wb selamat Malam Semuanya, Kali ini saya akan menulis tentang Seberapa Kuat negara ini menagkal serangan yang mengguncang bumi ini. Pandemi Covid 19 melibas Hampir semua negara di bumi ini bahkan negara super kuasa pun kewalahan menghadapi nya lantas Bagaimana dengan indonesia yang mempunyai penduduk 267,7 Juta penduduk.
Menerapkan Psbb (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Sejak Indonesia dinyatakan Banyak Yang terkena Virus covid 19 pemerintah mulai menetapkan himbauan PSBB tujuan menangkal Virus corona dan yang daerah pertama menetapkan PSBB melalui persetujuan Mentri Kesehatan, Lantas apakah cara itu berhasil?
Nyatanya sejak mulai diberlakukan PSBB di DKI Jakarta mulai tanggal 10 April sampai dengan 24 April masih banyak yang melakukan pelanggaran, Masih banyak nya Masyarakat yang berkumpul tanpa menggunakan masker dan juga polemik Ojek Online, Yang menurut peraturan Menkes tidak boleh mengangkut Penumpang Orang, sedangkan peraturan Kemenhub boleh membawa penumpang (orang) jelas ini membuat masyarakat Bingung Akan dualisme kebijakan tersebut. dan Juga tentang pemberlakuan KRL kenapa tidak dihentikan oprasi nya, jelas masyarakat ditekankan tidak boleh keluar rumah dan sebagainya tapi mengapa pemerintah malah membuat akses terjadinya penularan walaupun sudah menerapkan protokol kesehatan. Sekedar saran dari Penulis Mengapa tidak di tutup saja pak jalur daerah tersebut mulai dari darat,udara dan Air jangan sampai ada yang datang dan pergi, percuma kalo kita PSBB masyarakat ditekan tidak kemana mana tapi yang dari luar terus datang. mungkin pemerintah tidak mengkarantina Wilayah karena pertimbangan ekonomi,tapi pak kalo semakin lama masa pandemi ini maka semakin banyak biaya yang akan di keluarkan.
Asimilasi dan Integrasi Narapidana
kementrian hukum dan Ham memutusakan untuk mengeluarkan Narapidana dalam keputusan menteri hukum dan ham tertanggal 30 Maret 2020. tetapi apalah daya keputusan itu telah membuat banyak keresahan mulai dari banyaknya mantan Narapidana yang baru dikeluarkan namun tetap berulah kembali. apakah kebijakan tersebut berhasil meredam virus yang sedang menguji negeri ini?
bukankah kalo mereka tetap di rumah tahanan bisa meredam penularan dengan menutup akses kunjungan secara langsung ke lapas dibandingkan berkeliaran diluar. ia memang ada yang masih punya keluarga dan rumah tapi masih banyak yang belum jelas tempat tinggal nyadan berkeliaran bebas diluar
Dampak Sosial
Sejak di berlakukan PSBB di beberapa daerah di Indonesia sudah Banyak Para pekerja/Pengusaha Yang terkena dampak nya, Mulai dari PHK yang sdh mencapai 2 jt an belum lagi PHK berikutnya Apalagi setelah dibebaskan nya 35 Ribu Narapidana dan membuat angka kemiskinan di negeri ini semakin meningkat
demi menangkal virus tersebut banyak masyarakat kita kawan' terdekat kita yang terkena dampak sosial nya mulai dari Mahasiswa seperti yang saya alami sendiri di salah satu perguruan tinggi swasta banyak kawan-kawan yang bersedih tidak bisa membayar biaya kuliah karena tidak lagi bekerja dan orang tua tidak mempunyai pemasukan karena usaha orang tua tutup. bukan kah pendidikan penting bagi masyarakat setelah pangan. mohon kepada pemerintah daerah maupun pusat bisa memberikan dispensasi bagi temen-temen yang terhimpit biaya kuliah
Percaya kepada Pemerintah
Pemimpin Tertinggi di negeri ini Bapak Joko widodo yang telah terpilih 2 periode untuk memimpin negara yang memiliki penduduk terbesar ke 3 di dunia itu merupakan bukti kepercayaan masyarakat kepada bapak.
Mohon kepada bapak tidak usah pusing memikirkan keuangan negara serahkan saha ke mentri keuangan dan para pakar ekonomi yang ada di negeri ini, mohon bapak fokus saja urus keselamatan masyarakat karena sejatinya tidak ada presiden yang terpilih 3 periode jadi ini merupakan kesempatan Emas bapak untuk mengukir sejarah, tolong lindungi kami semua pak sebagai warga negara .
Terima Kasih
Salam Hangat
Refzqi Safei

Tidak ada komentar:
Posting Komentar