![]() |
| Antara/Shutterstock |
Refzqi Safei - Mahasiswa
Akhir-akhir ini kita benar benar di uji bahkan dunia adidaya sekali pun kewalahan menghadapi pandemi ini. Di indonesia pandemi Covid-19 sudah bak virus yang sedang mencari mangsanya , sejak bulan maret di umumkan oleh pemerintah bahwa ada kasus positif di indonesia mulai pada saat itu terjadi kepanikan yang sampai melampaui batas.
Panic Buying
Sejak di beritahukan bahwa indonesia mulai ada kasus corona (Covid-19) membuat gelonjakan pasar makin tak karuan, mulai dari pemborongan Masker,sabun,sembako. disaat bangsa kita menghadapi situasi seperti ini pantaskah tindakan kita sepeti itu?
Jangan lah kawan "ia orang yang mempunyai uang bisa beli itu semua tapi apalah daya saudara" kita yang lain jangan sampai rasa kepanikan tersebut membuat saudara kita menangis.
Stigma terhadap korban
Covid-19 Banyak membuat orang merasa panik bahkan khawatir kalo berdekatan dengan orang yang ada hubungan dengan virus tersebut. Contohnya pengusiran perawat dari kost-an nya bahkan sampai penolakan jenazah yang akan di kuburkan. Ada banyak kasus penolakan penguburan jenazah dengan alasan takut tertular ke masyarakat sekitar. Apakah benar sepeti itu?
Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu takut jika ada pasien Corona Covid-19 yang dimakamkan di lingkungannya.
Syahrizal menjelaskan, virus Corona Covid-19 yang terdapat pada pasien meninggal tidak akan mungkin berkembang melalui tanah dan terjadi penularan.
Jadi sudah jelas kalau Jenazah di kubur sesuai protokol covid -19 yang dikeluarkan oleh kemenkes tidak akan menular. Jadi jangan lagi lah ada penolakan kasihan keluarga nya mereka itu bukan lah Aib untuk di tolak kubur nya
Jangan sampai dengan ujian ini membuat rasa simpati kita dikalahkan oleh ketakutan yang berlebihan
Dengan menghilangkan stigma terhadap penderita Covid19 maupun keluarga nya sudah membantu memutus rantai virus tersebut dengan membuat orang berani memeriksa apakah ada gejala dari virus tersebut.
Kalau stigma terus di lakukan bagaimana kita bisa bebas dari pandemi ini?
Orang" jadi takut untuk berkata jujur tentang akan kesehatan nya
Jauhi Penyakitnya Tapi Tidak Kemanusiaan Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar